6 Tanda Mengepahami Jodoh Kita Yang Secocoknya Sudah Dekat Di Depan Mata Tapi Tak Sadar Juga

6-tanda-yang-menunjukkan-jodohmu-sudah-ada-di-depan-muka-kamu-belum-sadar-aja 6-tanda-yang-menunjukkan-jodohmu-sudah-ada-di-depan-muka-kamu-belum-sadar-aja

Terkadang jodoh kita sudah damping di depan mata. Namun Jodoh kadang memang sensitif untuk dibicarakan. Terlebih bagi kita yang memang berusia siap menikah dan sudah mulai mapan. Ketika kamu masih belum menemukan pasangan di usia yang sudah matang, bayangan soal jodoh bisa jadi momok yang mengerikan.

Tapi entah kenapa penuh diantara kita yang jika bicara jodoh, sececah penuh akan merujuk kepada orang baru yang menarik perhatian. Tapi tidakkah kamu maklum, yang namanya jodoh adalah pemberian Tuhan.? Tak melulu berlabuh dengan wajah asing, bisa jadi jodoh adalah dia yang sedari dulu menemani walaupun tanpa kamu sadari.

Atas dasar itu, berikut Hipwee berikat kurang lebih tanda bahwa setepatnya kamu sudah ketemu dengan jodohmu dan kamu cuman gak sadar aja~

Kamu mengakuinya bagaikan telinga yang setia. Kamu selintas didengar dengan sabar tanpa pernah mengeluh atas panjangnya cerita

Pacar bukan gebetan bukan. Tapi entah kenapa kamu selintas ada kepadanya saat kamu ada maalpa. Terlepas apakah itu maalpa dengan keluarga, pacar atau maalpa lain yang melakukanmu merasa terbebani. Kamu selintas menyempatkan pribadi untuk berbincang dengannya. Mengutarakan segala uneg-unegmu kepada dia yang statusnya tak lebih dari sahabat aja. Tapi toh dia tak mengeluh dengan curhatanmu. Dia malah selintas setia mendengar dan sesekali memberi masukan saat kamu minta.

Dia tidak sudah meninggalkan walau kamu punya pacar baru. Malah dia mau lebih mengenal calon pilihanmu

Bukan berarti dia tak punya persaan apa-apa kepadamu, tapi mungkin dia lebih mementingkan kebahagiaanmu daripada pribadinya senpribadi. Ketika kamu memutuskan untuk mencari seseorang yang baru untuk mengisi harimu, dia tetap setia mendampingi. Memastikan bahwa kamu akan baik-baik saja saat menjalin hubungan dengan dia yang kamu pilih. Karena kamu dan dia sudah saling mengenal lama, tentu dia tau orang seperti apa yang kamu damba. Itulah kenapa dia ingin memastikan pilihanmu tepat atau tidak.

Kehadirannya di sekitarmu melangsungkanmu merasa nyaman dan bahagia. Sudah. Begitu saja

Disadari atau tidak, adanya dia disekitarmu melahirkanmu merasa lebih tenang dan nyaman. Mungkin karena memang pembawaannya yang sedari dulu dekap denganmu sebatas kamu merasa seperti itu. Kenyamanan yang dia berikan tak namun kamu rasa saat kalian tengah jalan berdua. Ditengah ramainya kerumunan sahabat-sahabat lain pun kamu merasakan rasa nyaman yang beda saat kamu tau dia ada disana. Pun demikian dengan jodoh. Bukan kah jodoh adalah orang bisa melahirkanmu merasa nyaman?

Kadang jodoh itu memang sederhana. Kalian bisa belum saling gemar. Tapi perhatian selalu ada

Mungkin perhatiannya kepadamu tak tertuang dalam “Aku sayang kamu”, tapi toh dia setia menemani dan memberi nasihat kepadamu. PerPerdebatanan seputar kebugaranmu sampai-sampai kerelaannya untuk menemani dan mengantar adalah bukti nyata perhatian yang dia berikan kepadamu. Meski memang tak dilandasi dengan kalimat “aku cinta kamu”, tapi buktinya itu menunjukkan bahwa dia sesungguhnya perhatian kepadamu. Hanya saja mungkin kamu dan dia sama-sama belum tau tentang makna perasaan itu.

Disadari atau tidak, kalian pas-pas terikat. Seberjarak apapun menberjarakkan diri, ujung-ujungnya akan tetap saling menakrab

Sudah berapa lamu kamu tak menghubunginya karena kamu sibuk dengan urusanmu? Sudah berapa lama dia juga tak menghubungimu karena sibuk dengan orang yang dia kira adalah jodohnya? Tak berapa lama kamu dan dia mencoba untuk saling menjenjangkan pribadi, ujung-ujungnya kalian akan dipertemukan lagi. Bisa jadi memang takdir sedang bermain di pertemuan itu. Atau hatimu dan hatinya yang memang tak tahan untuk lama-lama saling menjenjangi. Kalau yang seperti ini sibakn jodoh, lantas jodoh itu yang seperti apa?

Karena jodoh adalah cerminan orang. Tak perlu kata darinya untuk melecut semangat, cukup melihat dia berusaha dalam bernapasnya akan melahirkanmu berusaha lebih giat

Banyak yang bilang bahwa jodoh adalah cerminan pribadi dan hal itu tepat sekali. Ketika meliahatnya berusaha secakap tenaga untuk masa depan, kamu merasa terlecut untuk berusaha juga. Ketika berbica dengannya, kamu pun selalu jadi lebih semangat untuk menjadi lebih baik dari sekarang. Mungkin secara tidak sadar kamu juga ingin memantaskan pribadimu untuknya, itulah kenapa dia cocok untuk motivator sekaligus jodoh untukmu. Bukankah memang jodoh adalah dia yang bisa menciptakanmu berusaha memperbaiki pribadi?

Nah, itu tadi jumlah tanda-tanda orang yang seloyalnya punya potensi buat jadi jodohmu tapi kamu anggap dia belaka sahabat belaka padahal itu merupakan tanda Jodoh Kamu Yang Seloyalnya Sudah Dekat Di Depan Mata Tapi Tak Sadar Juga. Coba deh dilihat lagi orang-orang terdekatmu. Ada gak yang kayak gitu? Kalau ada, siapa tau dia jodohmu. ????

Curhatin juga aja kegalauan kamu pas Dwitasari, hehe.