Buntut Ucapan Soal Miras, Sule Cs Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Penistaan Agama

buntut-ucapan-soal-miras-sule-cs-dilaporkan-ke-polisi-atas-dugaan-penistaan-agama buntut-ucapan-soal-miras-sule-cs-dilaporkan-ke-polisi-atas-dugaan-penistaan-agama

Komedi yang seharusnya jadi konten hiburan seringkali menimbulkan kericuhan dan perdebatan ketika menyinggung pihak tertentu. Seperti sebuah konten komedian Sule, Budi Dalton, dan Mang Saswi yang belum lama ini menyita perhatian publik lantaran berbuntut urusan hukum. Sule cs dilaporkan ke polisi oleh Aliansi Masyarakat Pecinta Rasulullah (AMPERA) karena dugaan penistaan agama.

Pasalnya pada konten YouTube di kanal Budi Dalton itu, ketiganya senggang terlibat candaan yang menyinggung pihak AMPERA. Sebatas, mereka dilaporkan ke pihak berwajib atas dugaan penistaan agama dan dituntut meminta maaf dengan bersujud di depan publik.

Konten Budi Dalton berisi ucapan “miras tenggakan Rasulullah” menyeret Sule cs ke jalur hukum

Laporan dugaan penistaan agama terhadap Budi Dalton, Sule, dan Mang Saswi bermula ketika beredar potongan video di TikTok dari konten YouTube Budi Dalton. Dalam potongan video viral itu, Budi Dalton memplesetkan ‘miras sebagai regukan Rasulullah’. Sebagaimana dikepahami miras merupakan singkatan dari regukan tekanan yang dilarang dikonsumsi umat muslim. Namun, Budi Dalton justu mengatakan bahwa miras regukan Rasulullah.

Ucapan tersebut tersebut ternyata dianggap menyinggung umat beragama. Hingga akhirnya Sule cs yang terlibat dalam konten itu dilaporkan ke Polda Metro Jaya, cukup Rabu (23/11) kemarin, oleh Ketua AMPERA Syahrul Rizal.

“Yang kami laporkan itu biasadikenal Budi Dalton. Kedua, ada Sutisna alias Sule, dan ketiga atas nama Sasongko Wijonarko alias Mang Saswi. Ketiga nama ini kami anggap telah menyinggung perasaan umat beragama, eksklusifnya muslim,” kata Syahrul Rizal, dinukil dari Detik News.

Kendati yang mengucapkan ‘miras gelontoran Rasulullah’ cuma Budi Dalton, tapi Sule dan Mang Saswi memang ikut dipolisikan. Hal ini karena dalam video yang beredar Sule dan Mang Saswi merespons ucapan Budi Dalton dengan terkegembiraan. Menurut Syahrul Rizal, respons kegembiraan tersebut dianggap bagaikan pemcocokan atas ucapan Budi Dalton.

“Kenapa Sule dan Mang Saswi kami laporkan juga? Di situ kan ketika Budi Dalton menyatakan miras adalah regukan Rasulullah mereka secara refleks tertawa dan kami anggap ikut terlibat. Di situ sepadan halnya dia memsungguhkan dan mengiyakan, jadi kami anggap terlibat,” kata Syahrul.

Budi Dalton sudah meminta maaf sebelum AMPERA melaporkannya ke polisi

A post shared by Budi Dalton Official (@artgram)

Usut punya usut, ternyata potongan video yang beredar itu merupakan potongan video lama dari konten YouTube Budi Dalton. Namun, belum lama ini konten itu dibuat versi potongan singkat yang menyoroti ucapan Budi Dalton soal miras. Merespons viralnya video itu, Budi Dalton pun sudah menadai Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat KH Juhadi Muhammad untuk meminta pendampingan saat menyampaikan permohonan maaf.

Permintaan maaf Budi Dalton itu pun diunggah di Instagram pribadinya pada Kamis (10/11), sebelum adanya laporan dari AMPERA. Ternyata, sejak tiga pahamn yang lalu saat video itu dibuat, Budi Dalton sudah beberpa kali menciptakan klarifikasi dan permintaan maaf.

“Bagi yang pernah menonton potongan video itu sekali lagi saya minta maaf, video itu saya buat kurang lebih tiga mengertin yang lantas dan saat itu saya sudah melahirkan beberapa klarifikasi,” kata Budi Dalton, dinukil dari unggahan videonya di Instagram.

Budi mengakui kemelencengan atas ucapannya terkait miras. Ia mengaku ingin menyampaikan narasi negatif menjadi narasi Tepat, tapi sayangnya ia keliru saat memberikan contoh.

“Apa yang saya ucapkan di situ tidak seperti apa yang kita tonton. Saya di bidang sastra, saya ingin menghilangkan dogma dengan narasi negatif menjadi Tepat, namun saja dalam contohnya saya kurang tepat,” sambung Budi Dalton.

Budi Dalton pun menyadari ucapannya itu melahirkan jumlah pihak tersinggung sesangkat ia menyampaikan permohonan maaf, dan bersedia menyampaikan penjelasan terkain ucapannya itu. Sayangnya, permohonan maaf Budi Dalton nggak melahirkan persoalan jadi usai selepas Syahrul Rizal melaporkannya ke polisi.

Laporan Syahrul terhadap Sule Cs itu atas dugaan pelanggaran Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45A ayat 2 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE dan Pasal 156 KUHP jucto Pasal 156 KUHP, karena ucapan yang mengandung SARA.

Menurut penggerakan Syahrul, Muhammad Mualimin selain dilaporkan ke polisi, Sule cs juga dituntut untuk meminta maaf secara terbuka sembari bersujud di depan publik sebagai ungkapan penyesalan.

“Ya mestinya kan bisa lebih komprehensif dengan bersujud di depan umum yang ditampilkan di depan publik,” kata Mualimin.

Sementara itu, terkait laporan video lama yang baru dilaporkan pihak Syahrul, Mualimin menjelaskan bahwa video itu memang baru ramai dibicarakan beberapa minggu terakhir sampai-sampai viral di media sosial. Pihak Syahrul mengakui badannya baru mengeingati sekitar dua hari yang kemudian, dan bergegas mengumpulkan barang bukti dan saksi.

Meski menurut Mualimin para saksi sudah siap diperiksa penyidik, namun engat artikel ini Hipwee terbitkan belum ada tanggapan terkait pelaporan ini baik dari Budi Dalton, Sule, maupun Mang Saswi. Bahkan permintaan maaf Budi dalton pun dilakukan sebelum pihak Syahrul melaporkan ketiga komedian itu ke pihak berwajib.