Sering Kejang Merupakan Gejala Epilepsi? Yuk Simak Penjelasannya!

kejang gejala epilepsi kejang gejala epilepsi

Kalian pernah mendengar epilepsi? Epilepsi merupakan kondisi seseorang yang mengalami kejang pada bagian tubuh yang tidak menentu karena adanya gangguan yang terjadi pada sistem saraf di otak. Para penderita epilepsi biasanya tidak sadar dengan apa yang sedang mereka kerjakan ketika penyakit tersebut datang. Ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya epilepsi seperti adanya gangguan sistem pada saraf sehingga menyebabkan kejang bahkan bisa menyebabkan pingsan. Biasanya seseorang yang menderita epilepsi akan mengalami kejang dua kali dalam kurun waktu 24 jam tanpa adanya alasan yang jelas. Beberapa kasus menyatakan bahwa epilepsi bisa saja menyebabkan kejang terjadi pada saat seseorang sudah tertidur. Biasanya adanya perubahan waktu tidur yang menyebabkan aktivitas abnormal terjadi di otak.

Jika membahas tentang epilepsi maka pengertian mudahnya adalah penyakit saraf yang ditandai dengan adanya kejang. Kejang yang ditimbulkan juga dalam waktu sebentar dan juga bisa melihat adanya tremor parah yang dialami oleh penderita dalam jangka waktu yang cukup lama. Biasanya kejang yang nampak tidak didasari oleh penyebab tertentu. Mungkin sebagian orang mengatakan bahwa epilepsi sendiri disebut dengan istilah "ayan".

Gejala Epilepsi

Mungkin ada sebagian kasus epilepsi yang diketahui penyebabnya seperti adanya cedera otak, tumor otak, atau penyalahgunaan narkoba. Tetapi epilepsi juga bisa terjadi karena adanya situasi abnormal yang terjadi di saraf otak tanpa menimbulkan gejala terlebih dahulu. Ada beberapa gejala epilepsi yang dirasakan oleh para penderita epilepsi.

  1. Kejang

Epilepsi biasanya ditandai dengan adanya kejang yang biasanya terjadi dalam bentuk getar pada tubuh. Jika seseorang yang tidak mengalami kejang biasanya akan adanya penurunan kesadaran yang bisa berlangsung selama 10 detik. Kejang sendiri terjadi karena adanya sekelompok otot yang menyebar sampai ke kelompok otot lainnya yang biasa dikenal dengan sebutan serangan epilepsi jacksonian yang pada umumnya terjadi. Kejang sendiri merupakan gerakan yang tidak disengaja oleh penderita dan terjadi secara sederhana tetapi berulang kali ketika mengucapkan bibir atau hanya sekedar mengambil barang. Biasanya kejang epilepsi sendiri dikenal dengan sebutan kejang refleks yang hanya dipicu karena adanya serangan tertentu. Pada sebagian penderita epilepsi biasanya kerja akan terjadi pada saat penderita tidur.

  1. Psikososial

Gejala selanjutnya adalah gejala psikososial yang akan mempengaruhi psikologis dari seseorang dan juga bisa mempengaruhi kesejahteraan sosial. Biasanya efek ini bisa digolongkan sebagai kategori stigma dan kecacatan. Biasanya gejala ini akan menyebabkan kinerja pada anak terkait sekolah akan jauh lebih rendah dan juga memiliki kesempatan kerja sedikit. Penderita epilepsi juga memiliki kurangnya kemampuan untuk belajar apalagi pada penderita anak-anak. Seperti yang sudah dijelaskan tadi bahwa epilepsi adalah penyakit yang mempengaruhi sistem kerja otak sehingga tidak berjalan dengan normal. Maka dari itu sebagian besar penderita epilepsi termasuk ke dalam orang depresi, migran dan gangguan kecemasan.

Untuk lebih singkatnya ada beberapa gejala epilepsi yang ditimbulkan selain psikososial atau kejang yakni si penderita akan mengalami kebingungan tetapi hanya dalam waktu sementara. Gejala kedua adalah gejala kejiwaan yang bisa menyebabkan penyakit mental pada seseorang yang terkena epilepsi. Efek yang ketiga adalah bisa terjadi Tremor pada satu bagian tubuh bahkan secara keseluruhan sehingga menyebabkan penderita epilepsi bisa saja jatuh tiba-tiba.

Jenis-Jenis Epilepsi

Ada beberapa jenis dari epilepsi sesuai dengan tingkat keparahan dari kejang yang ditimbulkan. Ada dua jenis epilepsi yakni epilepsi parsial dan epilepsi umum. Epilepsi parsial merupakan kejang yang disebabkan karena adanya aktivitas listrik yang terjadi secara abnormal di dalam otak. Biasanya kejang parsial sendiri hanya menyerang satu area di otak. Biasanya kejang yang dihasilkan dari epilepsi parsial terjadi pada orang dewasa dan biasanya gejalanya akan dirasakan dengan panca indra.

Sedangkan epilepsi umum merupakan kondisi dimana tubuh mengalami kelainan yang biasanya menyerang bagian otak secara keseluruhan. Gejala yang ditimbulkan dari epilepsi umum seperti mata yang terbuka ketika kejang berlangsung, beberapa kasus epilepsi juga terjadi pada saat kejang yakni si penderita berteriak atau membuat keributan. Wajah pucat dan sesak nafas. Serta terjadinya tubuh yang menegang dalam waktu beberapa detik.

Itulah penjelasan mengenai Epilepsi mulai dari gejala hingga jenis-jenis epilepsi. Bagi kalian yang mengalami gejala diatas, maka disarankan untuk langsung berkonsultasi dengan dokter agar tidak terjadi efek yang fatal.